KMIPN merupakan singkatan dari Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional yang diselenggarakan pertama kali  sepanjang sejarah politeknik se-Indonesia. Ristekdikti dan berkolaborasi dengan PENS (Politeknik Elektro Negeri Surabaya). Bidang lomba yang dikompetisikan di KMIPN 2018 diantaranya :

  • Internet of Things
  • Bisnis TIK
  • Hackaton
  • Desain Animasi
  • Game Develop
  • E-Government
  • Keamanan Jaringan
  • Cipta Inovasi

Bidang keamanan jaringan jaringan salah satu bidang lomba yang tidak membutuhkan proposal untuk berpartisipasi, karena info yang sampai telat jadi kami ada lima tim mengikuti bidang lomba yang sama. Aku mengajak yang lainnya dengan bahasa “coba saja dulu, lagipula gratis lumayan dapat pengalaman sapa tau bisa jalan-jalan ke surabaya”. Lagipula tidak dikenakan registrasi, jadi kami ikut rame-rame. Di laman resmi menunjukkan kalau terdapat dua tes secara online, tes pertama berupa teori dan tes kedua praktik.

Aku (angkatan 2015) yang tertarik di bidang keamanan jaringan mengajak adik-adik dari prodi Teknik Komputer dan Jaringan angkatan 2016 dan 2017. Aku kemudian mengajak juniorku yang dari SMP ngikut aku sampai perkuliahan kemudian ngajak satu teman kelasnya lagi. Jadi setim aku ada tiga orang dan nama timnya adalah admin123.

Aku dan timku dari awal berniat ngetes, bukan untuk menang. Lumayan kalau lolos 10 besar bisa jalan-jalan ke Surabaya dan kenyataaan yang telah terjadi, Politeknik Negeri Ujung Pandang memberangkatkan empat tim untuk bidang keamanan jaringan.

Kami mengurus tiket pesawat, sesampai disana kami dijemput oleh LO untuk Politeknik Negeri Ujung Pandang (POLIUPG), namanya Nadia Ayu L dia angkatan 2018 PENS, dia orangnya seru dan lumayan pede. Kami dijemput dengan menggunakan bis, aku ngobrol dengan Ruuni dia angkatan 16 PENS dan yang memegang kamera, kalau ga salah ingat namanya Rifki dia orangnya cepat bergaul dengan orang baru.

Aku banyak bertemu dengan orang-orang dari politeknik lain, mulai dari POLIBAN yang merupakan salah satu finalis bidang keamanan jaringan, namanya Mushlih dan ternyata dia juga pernah ikut cyber competition born2protect. Dari politeknik Sriwijaya, aku ketemu karena sesama defile (pemegang bendera). Dari politeknik Jember, dia juga ikut bidang lomba yang sama, nama timnya CySP. Di mesjid, pas jumatan aku ketemu dari PNJ, dia ikut bidang lomba game. Sepulang dari mesjid, di bus aku sampingan duduk dari politeknik Bandung. Diantara semuanya, aku hampir ga ingat namanya hehe.

Pertama dan terakhir kalinya sebagai mahasiswa POLIUPG aku memegang bendera kampus dihadapan kampus-kampus lain saat pembukaan KMIPN 2018 (Baca : Pembukaan KMIPN 2018)

KMIPN 2018 seNasional
Pembukaan KMIPN 2018

Pengalaman lomba selengkapnya baca Keamanan Jaringan KMIPN 2018, walaupun tidak mendapatkan flag, tapi POLIUPG mendapat penghargaan “the most sprited team” yang diumumkan pada saat penutupan dikarenakan usaha kami yang berjuang sampai akhir. Setidaknya ini pengalaman awal pada lomba perdana yang berkompetisi antara Politeknik di Indonesia, kedepannya POLIUPG dapat berpartisipasi di bidang lomba lainnya pada tahun selanjutnya.

KMIPN 2018 seNasional
The Most Sprited Team
KMIPN 2018 seNasional
Perwakilan Empat Tim POLIUPG

Selain lomba, pengalaman lainnya kami banyak bertemu orang-orang dari politeknik lain dan pengalaman keliling kota Surabaya (Baca selengkapnya Pengalaman di Surabaya saat KMIPN). Adapun berita terkait hasil lomba KMIPN 2018 Pertama se-Nasional :

Metanoiac – Tim TKJ PNUP Raih Penghargaan “The Most Strong Spirited Team”

Berita PENS – Rekapitulasi Grand Final KMIPN 2018